Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts
Friday, February 4, 2011 3 comments

“EXPERIENCE BEING ONE NIGHT GELANDANGAN @KL”

Semua berawal dari kesalahan saya mengirim pesan facebook kepada kakak angkat saya, Lala supaya menjemput saya „besok malam“, tidak membubuhkan tanggal dan saat itu saya menuliskan pesannya larut malam. Dikarenakan keterbatasan akses internet dan khususnya Facebook selama di Vietnam, jadi saya mengalami hambatan mengirim pesan :) Akibatnya? Begini ceritanya…

Suatu malam menantang sehabis backpackeran. Kali ini sepertinya universe mau ngasi lebih banyak lagi pengalaman hidup, kayak belum cukup ajah petualangan aral merintang (plus kere) Southeast Asia yang bahkan baru resmi selesai.

2 Februari 2011.  10.35 PM saya mendarat di KLIA, LCC terminal dari HCMC, Vietnam. Sebelum mendarat saya sempat membeli barang in flight sale: tiket sky-bus LCCT-KL SENTRAL senilai RM9, buat jaga-jaga kalau nggak dijemput, meskipun harganya lebih mahal RM2 dari biasanya (pelajaran penting: Jangan pernah terburu-buru beli tiket bus, ada banyak kok pas nyampe). Setelah mengambil bagasi berupa satu backpack, saya pun melajukan langkah ke bus stop, bus melaju 10 menit setelahnya, daaann cerita pun bermulai. Entah jam berapakah itu, setibanya di KL sentral akses komuter menuju universitas saya pun sudah tutup. Hadeeeh!! @__@‘
Taksi?? Uang dari manaa? Double charge tengah malam begini! Minta jemput temen? Sudah salah timing! Coba call temen yang lain? Pada di Indonesia! Coba temen Malay? Selain nomor kontak memang sudah tidak ada karena BB ku baru aja hilang, memang kebanyakan teman yang kemungkinan bisa menjemput sedang liburan ke kampung masing-masing! This is Chinese New Year Holiday, bro! OMG! Darn me!
Ok, what else? Try to contact them via fb? I tried! But right at the middle of my struggling effort, my battery was out. Charge it? Sudah diusir dari tempat tunggu dan tidak bisa menemukan plug. Ngenet di McD? Duit lagi miris? Mau coba telfon lagi? Baterai hape habis! 
Akhirnya tanpa berfikir panjang dan tetap berfikir positif : MASA BACKPACKER TAKUT NYASAR DI NEGRI SENDIRI? DI NEGRI ORANG ANTENG2 AJAH?! Justru itu! Saya sendiri masih bingung sama KL yang lumayan besar ini (maklum kuliah di hutan). Akhirnya mau tidak mau berusaha mencari jalan keluar : cari tempat ngecharge atau meminjam hp orang buat telfon. Tapi dimana dan bagaimana??? In the middle of nowhere in midnight???
I kept walking. I found myself confidence as usual (but his time is overconfidence: without map!). So, with my sense saya berjalan kemana saja kaki saya melangkah menelusuri high way KL yang ampun lebarnya-dan cukup mengintimidasi pejalan kaki karena tidak tahu harus kemana-sambil *kalau niat* membaca sign board. Sedikit lega, tidak lama berjalan ketemu pasar seni. Lega gimana ? Tidak ada apa-apa di pasar seni jam 2 malam ! Akhirnya kaki terus menelurusi kompleks Bumidaya di KL, *itu lo deket-deket Jalan Perdana dsb. Tapi, saya berada di sisi seberangnya. Karna gelap saya sebelumnya sama sekali tidak tahu jalan apa yang saya lalui. Yang saya tahu, saya berjalan untuk menghabiskan waktu. Kalau capek, duduk sebentar, kalau ngantuk cari tempat bersandar yang aman. Wew!

Akhirnya saya sampai di sebuah jembatan kecil yang dibawahnya ada anak sungai (masih di area yang sama). Ada beberapa gelandangan yang tidur di sana, satu diantaranya terbangun tiba-tiba dengan gerak waspada (dikirain saya polisi kali yak), padahal saya gak berisik. Saya menyusuri bahu jembatan dan sebenarnya terbesit di kepala saya (dan sangat ingin) untuk tidur di situ (*capek bgt dah ah), tapi entah kenapa saya hanya duduk sebentar dan melanjutkan perjalanan. Saya menyeberangi jembatan kedua yang ada di sisi seberangnya dan tiba-tiba seorang bapak-bapak ikut berjalan tepat setelah saya melewatinya. Hiyaaa, serem! Saya diikuti! Saya melanjutkan perjalanan dengan langkah sedikit terburu-buru dan mengedarkan pandangan ke jalan memastikan ada orang lewat. Memang ada, tapi semuanya menggunakan mobil dan melaju kencang. Duh, bagaimana saya minta tolong ini? Setelah melihat ke belakang beberapa kali dan sampai di ujung jalan yang terang, saya akhirnya lega, karena bapak itu tadi sudah tidak kelihatan. Setelah perasaan thrilled yang cukup mendongkrak adrenalin, rasa penat pun muncul lagi. Saya menelusuri jalan dan menemukan sebuah terowongan untuk menyeberang jalan. Ooops! Sebuah tim produksi film sedang melakukan syuting. Saya bingung. Saya sangat ingin menyeberang, tapi mengganggu jalannya syuting? Arghh..bagaimana cara permisinya ya? Setelah dua kali turun naik tangga terowongan itu, saya akhirnya memberanikan diri untuk meminta izin menyeberangi terowongan. Jadilah sekarang saya yang menjadi sorotan, semua kru syuting dan artis (rata-rata artis cilik, kemungkinan mereka sedang syuting film anak-anak) melototi saya (style backpacker nyasar). Saya berhasil menyeberangi terowongan dan melihat toilet umum. Ah! Pas sekali. Dan kenyataannya : Tidak pas. Toilet umum yang dimaksud sudah tutup. Cobaan berikut datang lagi : Saya menahan rasa ingin kencing. Tidak lama kemudian, saya berada di Jalan Perdana dimana Museum dan Bangunan bersejarah lainya seperti Bangunan Komuter dsb ada di sana. 

Jalan Perdana






Saya sudah lelah bukan kepalang. Saya pun tiba dibelakang kompleks mesjid samping kanan yang pastinya pagar akses menuju mesjid ditutup. Setelah diperhatikan, ada yang aneh di situ! Ya! Saya akhirnya sadar, kalau ternyata di setiap gundukan dekorasi yang ada di taman belakang mesjid itu, ada orang yang sedang tidur. Akhirnya tanpa fikir panjang, saya menemukan spot di sudut bangunan. Peduli amat! Yang penting gue mau sleeping! Berbantalkan backpack dan memeluk ransel berisi laptop saya pun berusaha tidur. Akhirnya tertidur sebentar sambil tetap waspada. Sesekali saya terbangun dan memastikan barang masih lengkap.  Pukul 4.30 terbangun, bukan karena ingin bangun atau digerebek polisi, tapi karena saya digigit semut! Eeww.


Kompleks mesjid bag.belakang tampak samping kiri
Saya bangun dan sambil mengucek mata, mulai berjalan lagi menyusuri jalan. Tidak lama, ketemu restoran india yang sudah buka. Leganya ! Artinya apa ? 1) Bisa ke toilet 2) Bisa istirahat tenang sambil menaruh barang dengan santai 3) Sarapan subuh sambil nonton TV!
Restorannya bersih dan murah! Recommended banget! 

Ini dia restoran penyelamat saya :)

Setelah menyaksikan Stoke City dikalahkan 2-0 oleh Liverpool (gol kedua dicetak dengan manisnya oleh Suarez), saya beranjak untuk naik komuter menuju ke UKM. Sebenarnya saya berniat ingin mengunjungi Museum dan Bird Park dulu pagi hari nanti. Ya, dihitung-hitung tanggung sekali, biar puas sekalian trip backpacker mendadak di KL.haha. tapi mengingat saya masih membawa backpack yang cukup besar, saya menangguhkan niat. Haha. 

Jalur menuju komuter, arsitekturnya unik ya? :)

The Commuter Platform

Sekitar pukul 8 pagi saya tiba di stasiun Universitas saya dan naik shuttle bus menuju ke kolej kediaman.
What a trip!

Wednesday, May 12, 2010 0 comments

Holiday spaces

Hari ini menyenangkan. Bukan Raja kalau hari-harinya flat.haha....
Every second's diamond. ..
Today :

- Chit-chat ama tukang sapu jalan

- Nanya-nanya ama ank-anak esh de yang lagi nunggu bus : enak gak sekolahnya? mahal? ada keluhan? *gubrak, kayak dokter

- Chit chat bareng Staf TU (Tata Usaha-red) -nya Taman Budaya Provinsi Riau. Beliau adalah Pak Sukri. Seniman berdedikasi. Beliau udah nyampe eropa lo buat tour budaya melayu riau!... WEOWE!
Thanks to Mr. Sukri for all advices regarding to my preparation to Istanbul

- Visit Sang Nila Utama Museum. How many of you are still not interested to visit (at least) your regional museum? Ask your self. How come we become sooo proud of our tourism and historical sites, if we ourselves don't even try to love them.

- Amiinn and Alhamdulillah *yang ini limited yang tau... 
Tuesday, May 11, 2010 0 comments

Pesona Kota Curup

Sudah lama juga saia gak update,, hehe,,, slacky,,,
nah, klai ini saia mau bercerita sedikit tentang kota curup. Yap! kota curup adalah sebuah kota di bengkulu. Sebuah kota yang terletak di area yang cukup dingin/sejuk karena ada gunungnya,,hehe.. saia juga lupa apa nama gunungnya.
Nah, kenapa bisa ke sana yak?
Jadi ceritanya, kelas 3 sma waktu itu group saia 8 Voice mengikuti pertandingan nasyid se-sumatera yang di gelar di sana. Nah, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 12 jam dari pekanbaru by bus, kamu pun sampai. Hampir mendekati kota curup kami melewati daerah pegunungan yang cukup indah, karena ditanami berbagai macam sayur dan kopi. Ada juga yang jualan strawberry lo di stasiun bus nya. Uniknya, untuk masuk ke kota curup, kami harus menaiki taksi dari stasiun yang terletak di pegunungan tadi. Jangan fikir taksi ini sama dengan taksi lainnya. Itu dia uniknya,, taksi nya sama dengan oplet... lucu juga si.. tapi okelah..

Udara di kota itu menarik. Setiap hari pasti ada hujan gerimis. tapi gak lama. Jadi, jemur pakaian pegimane? nah, klu di sana agak ajaib juga si. Pakaian pake tenaga angin langsung kering..awkakw

Dan yang menariknya lagi, makanannya murah2 banget! roti bakar satu kotak penuh cuma 5 rebu! makan puassss....hahah

Makanannya juga bervariasi,, sesuai di lidah lah.. Suasana kota itu sebenarnya biasa saja. maklum kota kecil. Tapi, nuansa nya itu,,, adeeemm ajah,,, akwka*lebay..hahha...

Apalagi yang menarik? Yep, orang nya ramah-ramah banget! Even mereka tahu kita dari luar (asing-red), mereka gak ada niat nipu, malah seneng. kayak kedatangan turis gitu.haha
Kebanyakan pekerjaan komunitas nya adalah berdagang juga. Pedagang ini pun bervariasi. Ada yang perantau dari Sumbar, Riau dll.

Kelanjutannya? Tunggu aja!

To be continued
Saturday, April 24, 2010 0 comments

what is rajanwar ? is there anything related between raja and anwar?

100 % related!

Jadi ya, literally raj = dominance or power through legal authority..akwkaw

anwar = the brightest

nah, klu dominan ajah gak dilengkapi dengan sparkling - sparkling gak lengkap ta? *ciww...

trus, CMIIW, anwar itu masih nama ayah saya koq...;-)

Ask me anything

2 comments

Mandi Telor Tengah Malam

Jadi ya, tips hidup sehat itu antara dua :

1. Makan telor + mandi pake sabun

2. Mandi pake telor + minum air sabun

Tapi, pilihlah nomer 2! Kenapa begitu?

Silakan mulai petualangan KARENA di bawah :

-->Karena tepat pada tgl 23 April seorang Arbi Matsuyama (bukan nama sebenar)yang biasa dipanggil bunga, *jiaaaaahh.... menggenapkan umurnya menjadi 21 Tahun!

-->Karena kita orang modern,
Thursday, April 22, 2010 0 comments

Dibalik Tanggal 13!


Terinspirasi dari cerita Mr. Andy, saya merasa ingin menulis kisah dibalik tanggal 13 Agustus.alt
Ya, tanggal 13 agustus adalah hari ulang tahun saya. Sejak dulu, orang-orang percaya, bahwa angka 13 adalah angka sial. Sialnya lagi, saya hampir mempercayai itu setelah mengalami kejadian-kejadian yang meninggalkan memoir tak terlupakan.
Hari itu hari jum'at, tanggal 13 agustus 2000. Saya masih kelas 4 SD. Seusai shalat jum'at. seperti biasanya saya bersiap mengenakan baju batik seragam sekolah. Maklum, sekolah di sebuah kota kecil, saat itu menggunakan sistem shift, jadi kelas saya berlangsung siang-petang.
Setelah selesai berpakaian dan makan siang, saya beranjak mengambil kunci sepeda dan bergegas mengenakan sepatu. Saat itu, baru sekitar 1 bulan saya 'dipercaya' mengendarai sepeda, alasannya sederhana : saya baru saja pandai bersepeda.
Pada masa itu, tante saya yang masih bersekolah di Madrasah Aliyah tinggal bersama kami di rumah. Melihat saya selesai memasang tali sepatu, ia menawarkan untuk mengantarkan saya ke sekolah, karena tante ingin meminjam sepeda pergi ke suatu tempat selesai sekolah. Saya tentu saja menolak dan semua orang tahu akan berujung ke mana. Kalau dipaksa =  meledak. Saya keras kepala dan layaknya sifat anak SD pada umumnya, rasa mencintai barang baru amat tinggi,
Saturday, March 13, 2010 0 comments

Apalah Arti sebuah Nama ("Raja")?

Jadi begini, hari minggu lalu seperti biasa saya menjalankan rutinitas volunteering saya di Semenyih - MY. Setiap minggunya saya diantar jemput sama NGO yang hired saya. Nah, kebetulan minggu lalu yang jemput orang lain, namanya Karu. He's Indian and I've never met him. Unfortunately, I had to do something urgent at the day, so I confirmed to Simon (the coordinator) that I couldn't join them (the children), but might be Simon forgot to reconfirm it to Karu. So then, Here is the scene :

Sunday, February 7, 2010 0 comments

I-net & Motivasi

Melihat perkembangan teknologi beserta perangkat-perangkat pendukungnya dewasa ini, maka tidaklah mengherankan jika ianya telah menjadi bagian kehidupan semua orang. Spesifik pada pemuda, penggunaan fasilitas teknologi seperti I-net (baca : internet) telah memberi peluang bagitu besar untuk mengembangkan kemampuan diri. Peluang ini memang menjadi wadah efektif

Avant-propos!

Welcome to my page! Feel free to drop your comment :)

Introduction

Welcome

.

Twitter

“We are born to learn, We learn to know, We know to share, We share to think, We think for CHANGE!”-Raja Reza Fahlevi

Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

“EXPERIENCE BEING ONE NIGHT GELANDANGAN @KL”

Semua berawal dari kesalahan saya mengirim pesan facebook kepada kakak angkat saya, Lala supaya menjemput saya „besok malam“, tidak membubuhkan tanggal dan saat itu saya menuliskan pesannya larut malam. Dikarenakan keterbatasan akses internet dan khususnya Facebook selama di Vietnam, jadi saya mengalami hambatan mengirim pesan :) Akibatnya? Begini ceritanya…

Suatu malam menantang sehabis backpackeran. Kali ini sepertinya universe mau ngasi lebih banyak lagi pengalaman hidup, kayak belum cukup ajah petualangan aral merintang (plus kere) Southeast Asia yang bahkan baru resmi selesai.

2 Februari 2011.  10.35 PM saya mendarat di KLIA, LCC terminal dari HCMC, Vietnam. Sebelum mendarat saya sempat membeli barang in flight sale: tiket sky-bus LCCT-KL SENTRAL senilai RM9, buat jaga-jaga kalau nggak dijemput, meskipun harganya lebih mahal RM2 dari biasanya (pelajaran penting: Jangan pernah terburu-buru beli tiket bus, ada banyak kok pas nyampe). Setelah mengambil bagasi berupa satu backpack, saya pun melajukan langkah ke bus stop, bus melaju 10 menit setelahnya, daaann cerita pun bermulai. Entah jam berapakah itu, setibanya di KL sentral akses komuter menuju universitas saya pun sudah tutup. Hadeeeh!! @__@‘
Taksi?? Uang dari manaa? Double charge tengah malam begini! Minta jemput temen? Sudah salah timing! Coba call temen yang lain? Pada di Indonesia! Coba temen Malay? Selain nomor kontak memang sudah tidak ada karena BB ku baru aja hilang, memang kebanyakan teman yang kemungkinan bisa menjemput sedang liburan ke kampung masing-masing! This is Chinese New Year Holiday, bro! OMG! Darn me!
Ok, what else? Try to contact them via fb? I tried! But right at the middle of my struggling effort, my battery was out. Charge it? Sudah diusir dari tempat tunggu dan tidak bisa menemukan plug. Ngenet di McD? Duit lagi miris? Mau coba telfon lagi? Baterai hape habis! 
Akhirnya tanpa berfikir panjang dan tetap berfikir positif : MASA BACKPACKER TAKUT NYASAR DI NEGRI SENDIRI? DI NEGRI ORANG ANTENG2 AJAH?! Justru itu! Saya sendiri masih bingung sama KL yang lumayan besar ini (maklum kuliah di hutan). Akhirnya mau tidak mau berusaha mencari jalan keluar : cari tempat ngecharge atau meminjam hp orang buat telfon. Tapi dimana dan bagaimana??? In the middle of nowhere in midnight???
I kept walking. I found myself confidence as usual (but his time is overconfidence: without map!). So, with my sense saya berjalan kemana saja kaki saya melangkah menelusuri high way KL yang ampun lebarnya-dan cukup mengintimidasi pejalan kaki karena tidak tahu harus kemana-sambil *kalau niat* membaca sign board. Sedikit lega, tidak lama berjalan ketemu pasar seni. Lega gimana ? Tidak ada apa-apa di pasar seni jam 2 malam ! Akhirnya kaki terus menelurusi kompleks Bumidaya di KL, *itu lo deket-deket Jalan Perdana dsb. Tapi, saya berada di sisi seberangnya. Karna gelap saya sebelumnya sama sekali tidak tahu jalan apa yang saya lalui. Yang saya tahu, saya berjalan untuk menghabiskan waktu. Kalau capek, duduk sebentar, kalau ngantuk cari tempat bersandar yang aman. Wew!

Akhirnya saya sampai di sebuah jembatan kecil yang dibawahnya ada anak sungai (masih di area yang sama). Ada beberapa gelandangan yang tidur di sana, satu diantaranya terbangun tiba-tiba dengan gerak waspada (dikirain saya polisi kali yak), padahal saya gak berisik. Saya menyusuri bahu jembatan dan sebenarnya terbesit di kepala saya (dan sangat ingin) untuk tidur di situ (*capek bgt dah ah), tapi entah kenapa saya hanya duduk sebentar dan melanjutkan perjalanan. Saya menyeberangi jembatan kedua yang ada di sisi seberangnya dan tiba-tiba seorang bapak-bapak ikut berjalan tepat setelah saya melewatinya. Hiyaaa, serem! Saya diikuti! Saya melanjutkan perjalanan dengan langkah sedikit terburu-buru dan mengedarkan pandangan ke jalan memastikan ada orang lewat. Memang ada, tapi semuanya menggunakan mobil dan melaju kencang. Duh, bagaimana saya minta tolong ini? Setelah melihat ke belakang beberapa kali dan sampai di ujung jalan yang terang, saya akhirnya lega, karena bapak itu tadi sudah tidak kelihatan. Setelah perasaan thrilled yang cukup mendongkrak adrenalin, rasa penat pun muncul lagi. Saya menelusuri jalan dan menemukan sebuah terowongan untuk menyeberang jalan. Ooops! Sebuah tim produksi film sedang melakukan syuting. Saya bingung. Saya sangat ingin menyeberang, tapi mengganggu jalannya syuting? Arghh..bagaimana cara permisinya ya? Setelah dua kali turun naik tangga terowongan itu, saya akhirnya memberanikan diri untuk meminta izin menyeberangi terowongan. Jadilah sekarang saya yang menjadi sorotan, semua kru syuting dan artis (rata-rata artis cilik, kemungkinan mereka sedang syuting film anak-anak) melototi saya (style backpacker nyasar). Saya berhasil menyeberangi terowongan dan melihat toilet umum. Ah! Pas sekali. Dan kenyataannya : Tidak pas. Toilet umum yang dimaksud sudah tutup. Cobaan berikut datang lagi : Saya menahan rasa ingin kencing. Tidak lama kemudian, saya berada di Jalan Perdana dimana Museum dan Bangunan bersejarah lainya seperti Bangunan Komuter dsb ada di sana. 

Jalan Perdana






Saya sudah lelah bukan kepalang. Saya pun tiba dibelakang kompleks mesjid samping kanan yang pastinya pagar akses menuju mesjid ditutup. Setelah diperhatikan, ada yang aneh di situ! Ya! Saya akhirnya sadar, kalau ternyata di setiap gundukan dekorasi yang ada di taman belakang mesjid itu, ada orang yang sedang tidur. Akhirnya tanpa fikir panjang, saya menemukan spot di sudut bangunan. Peduli amat! Yang penting gue mau sleeping! Berbantalkan backpack dan memeluk ransel berisi laptop saya pun berusaha tidur. Akhirnya tertidur sebentar sambil tetap waspada. Sesekali saya terbangun dan memastikan barang masih lengkap.  Pukul 4.30 terbangun, bukan karena ingin bangun atau digerebek polisi, tapi karena saya digigit semut! Eeww.


Kompleks mesjid bag.belakang tampak samping kiri
Saya bangun dan sambil mengucek mata, mulai berjalan lagi menyusuri jalan. Tidak lama, ketemu restoran india yang sudah buka. Leganya ! Artinya apa ? 1) Bisa ke toilet 2) Bisa istirahat tenang sambil menaruh barang dengan santai 3) Sarapan subuh sambil nonton TV!
Restorannya bersih dan murah! Recommended banget! 

Ini dia restoran penyelamat saya :)

Setelah menyaksikan Stoke City dikalahkan 2-0 oleh Liverpool (gol kedua dicetak dengan manisnya oleh Suarez), saya beranjak untuk naik komuter menuju ke UKM. Sebenarnya saya berniat ingin mengunjungi Museum dan Bird Park dulu pagi hari nanti. Ya, dihitung-hitung tanggung sekali, biar puas sekalian trip backpacker mendadak di KL.haha. tapi mengingat saya masih membawa backpack yang cukup besar, saya menangguhkan niat. Haha. 

Jalur menuju komuter, arsitekturnya unik ya? :)

The Commuter Platform

Sekitar pukul 8 pagi saya tiba di stasiun Universitas saya dan naik shuttle bus menuju ke kolej kediaman.
What a trip!

Holiday spaces

Hari ini menyenangkan. Bukan Raja kalau hari-harinya flat.haha....
Every second's diamond. ..
Today :

- Chit-chat ama tukang sapu jalan

- Nanya-nanya ama ank-anak esh de yang lagi nunggu bus : enak gak sekolahnya? mahal? ada keluhan? *gubrak, kayak dokter

- Chit chat bareng Staf TU (Tata Usaha-red) -nya Taman Budaya Provinsi Riau. Beliau adalah Pak Sukri. Seniman berdedikasi. Beliau udah nyampe eropa lo buat tour budaya melayu riau!... WEOWE!
Thanks to Mr. Sukri for all advices regarding to my preparation to Istanbul

- Visit Sang Nila Utama Museum. How many of you are still not interested to visit (at least) your regional museum? Ask your self. How come we become sooo proud of our tourism and historical sites, if we ourselves don't even try to love them.

- Amiinn and Alhamdulillah *yang ini limited yang tau... 

Pesona Kota Curup

Sudah lama juga saia gak update,, hehe,,, slacky,,,
nah, klai ini saia mau bercerita sedikit tentang kota curup. Yap! kota curup adalah sebuah kota di bengkulu. Sebuah kota yang terletak di area yang cukup dingin/sejuk karena ada gunungnya,,hehe.. saia juga lupa apa nama gunungnya.
Nah, kenapa bisa ke sana yak?
Jadi ceritanya, kelas 3 sma waktu itu group saia 8 Voice mengikuti pertandingan nasyid se-sumatera yang di gelar di sana. Nah, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 12 jam dari pekanbaru by bus, kamu pun sampai. Hampir mendekati kota curup kami melewati daerah pegunungan yang cukup indah, karena ditanami berbagai macam sayur dan kopi. Ada juga yang jualan strawberry lo di stasiun bus nya. Uniknya, untuk masuk ke kota curup, kami harus menaiki taksi dari stasiun yang terletak di pegunungan tadi. Jangan fikir taksi ini sama dengan taksi lainnya. Itu dia uniknya,, taksi nya sama dengan oplet... lucu juga si.. tapi okelah..

Udara di kota itu menarik. Setiap hari pasti ada hujan gerimis. tapi gak lama. Jadi, jemur pakaian pegimane? nah, klu di sana agak ajaib juga si. Pakaian pake tenaga angin langsung kering..awkakw

Dan yang menariknya lagi, makanannya murah2 banget! roti bakar satu kotak penuh cuma 5 rebu! makan puassss....hahah

Makanannya juga bervariasi,, sesuai di lidah lah.. Suasana kota itu sebenarnya biasa saja. maklum kota kecil. Tapi, nuansa nya itu,,, adeeemm ajah,,, akwka*lebay..hahha...

Apalagi yang menarik? Yep, orang nya ramah-ramah banget! Even mereka tahu kita dari luar (asing-red), mereka gak ada niat nipu, malah seneng. kayak kedatangan turis gitu.haha
Kebanyakan pekerjaan komunitas nya adalah berdagang juga. Pedagang ini pun bervariasi. Ada yang perantau dari Sumbar, Riau dll.

Kelanjutannya? Tunggu aja!

To be continued

what is rajanwar ? is there anything related between raja and anwar?

100 % related!

Jadi ya, literally raj = dominance or power through legal authority..akwkaw

anwar = the brightest

nah, klu dominan ajah gak dilengkapi dengan sparkling - sparkling gak lengkap ta? *ciww...

trus, CMIIW, anwar itu masih nama ayah saya koq...;-)

Ask me anything

Mandi Telor Tengah Malam

Jadi ya, tips hidup sehat itu antara dua :

1. Makan telor + mandi pake sabun

2. Mandi pake telor + minum air sabun

Tapi, pilihlah nomer 2! Kenapa begitu?

Silakan mulai petualangan KARENA di bawah :

-->Karena tepat pada tgl 23 April seorang Arbi Matsuyama (bukan nama sebenar)yang biasa dipanggil bunga, *jiaaaaahh.... menggenapkan umurnya menjadi 21 Tahun!

-->Karena kita orang modern,

Dibalik Tanggal 13!


Terinspirasi dari cerita Mr. Andy, saya merasa ingin menulis kisah dibalik tanggal 13 Agustus.alt
Ya, tanggal 13 agustus adalah hari ulang tahun saya. Sejak dulu, orang-orang percaya, bahwa angka 13 adalah angka sial. Sialnya lagi, saya hampir mempercayai itu setelah mengalami kejadian-kejadian yang meninggalkan memoir tak terlupakan.
Hari itu hari jum'at, tanggal 13 agustus 2000. Saya masih kelas 4 SD. Seusai shalat jum'at. seperti biasanya saya bersiap mengenakan baju batik seragam sekolah. Maklum, sekolah di sebuah kota kecil, saat itu menggunakan sistem shift, jadi kelas saya berlangsung siang-petang.
Setelah selesai berpakaian dan makan siang, saya beranjak mengambil kunci sepeda dan bergegas mengenakan sepatu. Saat itu, baru sekitar 1 bulan saya 'dipercaya' mengendarai sepeda, alasannya sederhana : saya baru saja pandai bersepeda.
Pada masa itu, tante saya yang masih bersekolah di Madrasah Aliyah tinggal bersama kami di rumah. Melihat saya selesai memasang tali sepatu, ia menawarkan untuk mengantarkan saya ke sekolah, karena tante ingin meminjam sepeda pergi ke suatu tempat selesai sekolah. Saya tentu saja menolak dan semua orang tahu akan berujung ke mana. Kalau dipaksa =  meledak. Saya keras kepala dan layaknya sifat anak SD pada umumnya, rasa mencintai barang baru amat tinggi,

Apalah Arti sebuah Nama ("Raja")?

Jadi begini, hari minggu lalu seperti biasa saya menjalankan rutinitas volunteering saya di Semenyih - MY. Setiap minggunya saya diantar jemput sama NGO yang hired saya. Nah, kebetulan minggu lalu yang jemput orang lain, namanya Karu. He's Indian and I've never met him. Unfortunately, I had to do something urgent at the day, so I confirmed to Simon (the coordinator) that I couldn't join them (the children), but might be Simon forgot to reconfirm it to Karu. So then, Here is the scene :

I-net & Motivasi

Melihat perkembangan teknologi beserta perangkat-perangkat pendukungnya dewasa ini, maka tidaklah mengherankan jika ianya telah menjadi bagian kehidupan semua orang. Spesifik pada pemuda, penggunaan fasilitas teknologi seperti I-net (baca : internet) telah memberi peluang bagitu besar untuk mengembangkan kemampuan diri. Peluang ini memang menjadi wadah efektif

Followers

 
;